Senin , September 23 2019
Home / DAERAH / Pelaku Kasus Penipuan Terhadap 7 Pelajar SMK Terciduk Team Python Polres Mamuju

Pelaku Kasus Penipuan Terhadap 7 Pelajar SMK Terciduk Team Python Polres Mamuju

Mamuju,BOOKNEWS.ID_warga jalan Harun Al-Habsi, Kota Samarinda Kalimantan Timur -SM (38) tahun  Harus berurusan dengan Polisi lantaran nekat melakukan penipuan dan atau Penggelapan berkedok sebagai Event Organizer (EO) dalam acara Millenial Road Sefety Festival. denangan korbanya 7 orang yang masih duduk di bangku sekolah.

Sesuai dengan keterangan polisis bahwa kejadiannya pada hari sabtu, 24 februari 2019 pukul 13.00,Tim Piton Polres Mamuju telah melakukan pengungkapan kasus Tindak Pidana Penipuan dan atau Penggelapan berdasatkan Laporan Polisi Nomor:LP 82 / II/2019 SPKT 22 Februari 2019.

pelaku yang pada awalnya berada di Kota Makassar hendak pulang ke Kota Samarinda melalui Pelabuhan Ferry Mamuju. Namun karena kesulitan finansial iapun nekat melakukan penipuan dan pencuarian dengan melihat adanya peluang dikegiatan Millenial Road Safety Festival (MRSF) 2019.

Pada Gelar Pres Konfrensi, Kasatreskrim Polres Mamuju, AKP Syamsuriansyah mengatakan, pelakukan memanfaatkan antusiasme para pelajar untuk mengikuti acara Millenial Roal Safety Festival yang dilaksanakan oleh Direktorat Lalulintas Polda Sulbar.

“pelaku melakukan penipuan dan penggelapan tersebut dengan cara mengelabui korban untuk mengikuti penjaringan talenta-talenta yang dilakukan sebuah Event Organizer (EO),” kata Syamsyuriansyah saat pres rilis di kantornya, Selasa (26/2/2019).

AKP Syamsuriansyah menjelaskan, Kronologinya bahwa korban diiming-imingi dan diajak untuk menjadi pengisi acara pada Kegiatan MRSF 2019 di Maleo Town Square (Matos) yang diadakan oleh EO yang dipakai pelaku.

“Pada saat korban hendak menuju Matos, pelaku meminta agar barang-barang pelaku dititipkan terlebih dahulu, pada saat barang korban sudah dititipkan, korban disuruh menggunakan angkutan umum mendatangi tempat yang acara, pada saat itulah pelaku kabur membawa barang-barangnya,” jelas Kasatreskrim Polres Mamuju.

Berdasarkan penyelidikan yang dilakukan Team Python Polres Mamuju, kata Kasat Reskrim, pelaku berhasil diamankan di Kecamatan Baras Kabupaten Pasangkayu.

“Berdasarkan penyelidikan pelaku diidentifikasi berada di Baras Pasangkayu, oleh karenanya Polres Mamuju berkoordinasi Polres Mamuju Utara untuk melakukan pengejaran terhadap pelaku,” tutur Syamsuriansyah.

“Kemudian kami koordinasi kembali dengan Polres Mamuju Utara untuk melakukan penjemputan terhadap pelaku,” sambungnya.

Dari tangan pelaku berhasi diamankan barang bukti berupa satu unit sepeda motor Yamaha Mio M3, 6 unit hanphone berbagai merek dan tipe, serta satu unit Laptop merek Asus dan masih ada satu barang bukti lagi yang masih dalam pencarian.

Lanjut Syamsuriansyah mengungkapkan, pelaku mengakui pernah melakukan penipuan dan penggelapan sebelumnya di Kota Madya Pare-pare. Atas perbuatannya tersebut tersangka terancam hukuman penjaran lima tahun.

“Pelaku Dijerat dengan pasal 372, 378 KUHP dengan ancaman hukuman lima tahun penjara,” pungkas Kasatreskrim Polres Mamuju.(Irw)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *